Kamis, 12 November 2015

A Way To Be The Real Doctor

Assalamualaikum..
Udah lama banget nggak nulis, entah se angker apa sekarang blog ini hehe. Hari-hari jadi hectic banget tanpa jeda walaupun weekend , sedih yaa...
Pengen cerita-cerita aja ah di postingan kali ini. Enaknya cerita kuliah aja hehe, banyak yang pengen di share nih, kali aja bermanfaat.

Well, here we start!
Kuliah di FK bener-bener menguras pikiran dan tenaga . Hari-hari cepet banget berlalu. Tiap hari sama aja kegiatannya, kalo nggak kuliah, tutorial, praktikum, skill lab, rapat... rapat... dan rapat.... sampe kenal banget sama pak satpamnya karena saking seringnya diusir-usir pulang gara-gara rapat kelamaan.
Pernah sih kepikiran gitu buat jadi apatis, yang berarti nggak ikut kegiatan selain akademik, cuma kuliah- pulang- belajar di kosan, gitu aja. Tapi kalo dipikir-pikir bosen juga kalo tiap hari belajar getol gitu tanpa kegiatan non akademis. Emang sih nilai akademis masih jadi patokan utama melihat tingkat kepandaian seseorang. Tapi soft skill juga nggak kalah penting untuk menunjang kesuksesan seseorang. 
Memang sih ikut kegiatan yang non akademis menyita waktu banget, apalagi buat mahasiswa FK, udah pelajarannya susah masih ditambahin organisasi yang nuntut kita buat ini, itu. Kadang merasa bersalah juga sih sama orang tua yang udah ngeluarin banyak biaya buat bayar sekolah di FK, sering banget kecapekan dan akhirnya nggak belajar padahal materi setiap hari jumlahnya seambrek. ppffttt....
Tapi senior-senior di UKM sering banget bilang kalo kesibukan di preklinik masih belom ada apa-apanya dibandingkan saat kita DM ataupun udah menyandang gelar dokter. "No problem kalo kalian sibuk di preklinik, buat latihan aja karna kalau kalian udah masuk FK pasti sampek kalian lulus kalian akan tetep kayak gini , SIBUK" .

Kamis, 24 September 2015

LALIN-Short Film

It's time to face the real world






The astronaut holds his breath and takes off his bulky suit piece by piece. 
He swims against the pull of gravity with difficulty, 
towards the moon that is being cruelly mocked by the cluster of stars. 
Getting closer and closer....
The body that had been cocooned now feels like naked and light.
The astronaut thinks to himself,
"Did I sacrifice everything for myself or for whom."
The answer is that it's worth it, just to be able to float up high,
and whisper to the moon
Screw them all
because after this...
We will fall into each other's orbit.

Jumat, 13 Februari 2015

Lomba Blog Pegipegi : Indahnya Kepulauan Anambas, sang 'Negeri Bahari'


     Indonesia memang lah negara yang kaya akan budaya dan tempat-tempah indah di dunia. Kalangan internasional pun mengakui akan indahnya negeri ini. 
Mulai dari Sabang sampai Merauke, banyak tempat-tempat indah yang membuat mata dunia tertuju pada Indonesia. Bali, Raja Ampat, Bunaken mungkin sudah tidak asing lagi namun bagaimana dengan Kepulauan Anambas?
     Kepulauan Anambas adalah sebuah kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kepulauan ini merupakan kabupaten termuda di Kepulauan Riau berdasarkan UU Nomor 33 tahun 2008. Kabupaten ini memiliki wilayah yang 98,73% nya adalah lautan. Total pulaunya mencapai 255 buah, sebuah angka yang besar untuk jumlah pulau dalam ssebuah kabupaten. Dari 255 pulau tersebut hanya 26 yang berpenghuni sedangkan 229 tidak berpenghuni. Itulah mengapa kabupaten ini dijuluki 'Negeri Bahari'.
     Indahnya kepulauan ini membuat saya berkeinginan kuat untuk menjelajah sang 'Negeri Bahari'. Dan inilah beberapa keindahan sang 'Negeri Bahari' yang membuat saya memasukkannya dalam daftar 'the most wanted place that i want to visit'.
     Dimulai dari Tarempa, the capital city-nya Kepulauan Anambas. Jika dilihat dari atas, Tarempa mirip dengan Venesia, Italia. Mungkin bisa juga menyebut Tarempa ini Venesia nya Indonesia, karena alat transportasi utama di wilayah ini adalah moda angkutan laut, mirip bukan dengan Venesia?


     Setelah Tarempa, berlanjut pada 'The Most excotic Island' Pulau Bawah. Keeksotisan pulau ini mebuatnya menduduki peringkat pertama dalam ajang internasional pulau tropis yang diselenggarakan oleh CNN.com. Wah, hebat bukan?
Gugusan Pulau bawah ini terdiri dari lima pulau yaitu, Bawah, Sanggah, Murbah, Lidi dan Elang. Gugusan pulau tersebut saling tersambung membentuk formasi bulat memanjang. Hamparan pasir yang putih serta air laut yang jernih membuat Pulau ini memang diakui akan kecantikannya. Jika dilihat dari permukaan air, pemandangan di dasar laut sangat mudah terlihat oleh kasat mata. Bisa dibilang lautnya seperti transparan. Tak khayal jika para pelancong asing juga sudah menikmati keindahan pulau ini, bahkan pelancong asing tersebut sengaja berkunjung dengan kapal pesiar mininya. Jika ingin berwisata ke pulau ini, disarankan pada bulan Maret hingga Juli karena ombak akan besar selain bulan-bulan tersebut. Untuk mencapai pulau ini bisa ditempuh dengan speed boat dari Tarempa selama 3 jam.